Kamis, 21 Juli 2011

Kaki Itu

Kaki itu melangkah dengan angkuhnya
Berlenggak–lenggok ke sana ke mari masih dengan angkuhnya
Mengantarkan dia mengarungi dunianya yang gemerlap
Segemerlap lampu malam yang membiaskan indahnya cahaya bulan

Kaki itu melangkah dengan angkuhnya
Masih setia mengantarkan dia dari ruangan satu ke ruangan lainnya
Mengecap apa yang tidak dia dapatkan di ruangan yang satu dan lainnya
Tanpa tahu sudah berapa banyak makhluk lawan jenisnya yang ingin menyentuhnya

Kaki itu melangkah dengan angkuhnya
Hanya berhiaskan alas kaki yang berhak 7cm
Yang lalu membuat kaki itu terlihat semakin indah
Kemudian mata kawannya terlihat melirik dengan irinya

Tapi kaki itu masih melangkah dengan angkuhnya
Menjauhkan perempuan itu dari rumah Tuhannya
Membuatnya masih dengan bahagianya mengecap dunia tanpa Tuhannya
Dan yah kaki itu masih dengan setia menemaninya tanpa mengeluh sedikit pun

0 komentar:

Posting Komentar