Abu Bashir berkata: “Waktu itu
aku berada di Kufah mengajar seorang wanita membaca Al-Qur’an. Pada suatu
kesempatan aku bergurau dengannya. Tak lama kemudian aku bertemu dengan Imam
Muhammad Baqir. Imam menegurku dengan keras seraya berkata, “Barangsiapa yang
bergurau dengan wanita selain muhrim di tempat khalwat, Allah swt memalingkan
pandangan rahmat-Nya darinya! Sempatnya engkau bergurau dengan murid bukan
muhrimmu!”
Aku seperti disambar petir dan
menunduk malu serta bertaubat. Imam Baqir menasehatiku, “Waspadalah, jangan
sampai kau ulangi perbuatan itu.”
0 komentar:
Posting Komentar