Judul Buku :
Perempuan
Penulis : M.
Quraish Shihab
Penerbit :
Lentera Hati
Tahun Terbit : 2009
(Cetakan V)
Tebal :
461 halaman
Cerita
tidak akan pernah habis, jika membahas tentang perempuan dan seluk beluknya.
Buku ini pun hadir untuk turut memperbincangkan perempuan dan segala hal yang
berkaitan dengannya. Buku dengan sampul yang mencolok berwarna merah muda
memberikan penekanan bahwa pembaca akan menyelam cukup jauh untuk mengenal
perempuan.
Kemampuan
penulis (Quraish Shihab) memberikan penjelasan lengkap, tapi tidak membosankan
tentu saja menjadi nilai tambah buku ini. Ditambah lagi dengan beberapa poin
yang berusaha membuka tabir tentang cara Islam memandang perempuan dengan
segala kemampuan dan keterbatasan yang dimilikinya. Buku ini tetap patut
diapresiasi, karena jarang sekali buku agama yang bisa memberikan ayat yang
dijadikan dalil untuk pembenaran dengan penjelasan yang sangat gamblang. Namun,
pembaca harus tetap berhati-hati menafsirkan setiap ayat yang dijadikan dalil
dari setiap pembahasan tersebut.
Dari
segi isi, buku ini menyajikan aneka persoalan seputar perempuan, utamanya
dilihat dari sudut pandang Islam. Di dalam buku ini dibicarakan tentang
perempuan dengan segala sifat, karakter dan kebiasaannya; perempuan dan
kehidupan rumah tangga, dari pernikahan hingga pembentukan keluarga sakinah;
dan pembahasan tentang perempuan dan aktivitasnya di ranah publik. Beberapa
pembahasan dalam buku ini sebenarnya cukup sensitif untuk dibahas. Namun,
sekali lagi buku ini tetap patut diapresiasi dan dijadikan sebagai salah satu
referensi bagi perempuan untuk mengetahui hak dan kewajibannya.
Keberadaan
perempuan di ranah publik dengan segala tingkah lakunya menjadi salah satu poin
penting dalam buku ini. Perempuan dengan gaya hidup terkini tentu saja harus
disesuaikan dengan segala hal yang diajarkan dalam agama Islam. Dan buku ini
bisa menjadi salah satu rujukan.
Buku
ini memang berjudul “Perempuan”, tetapi tidak berarti buku ini hanya pantas
dibaca oleh perempuan. Kaum lelaki tak kalah penting untuk membacanya. Karena
di bagian awal buku , penulis mencoba memberikan gambaran rasional tentang
batasan perbedaan serta bagian kesamaan dari laki-laki dan perempuan. Hingga
cara Islam menyikapi adanya perbedaan dan persamaan tersebut dalam keluarga dan
di ruang sosial.
Sebagai
bahan perbandingan, penulis tidak sekedar mencatut beberapa ayat dari Al Quran
dan menerjemahkan sesuai pemahamannya saja. Namun di setiap pembahasan, penulis
selalu mencoba memberikan gambaran dari sudut pandang berbeda, khususnya dari
beberapa ulama ataupun filsuf, baik untuk mendukung argumentasi yang akan
dipaparkan atau menjadi antitesa dari paparannya. Sehingga dari sudut
pembahasan, buku ini menghadirkan cover both side dari setiap bagiannya.
Selamat menyelami kedirian perempuan lebih dalam.
0 komentar:
Posting Komentar