Judul Buku : The
Mommy Brain
Penulis : Katherine Ellison
Penerbit : PT. Bhuana Ilmu Populer
Tebal
Buku : 401 halaman
Tahun
Terbit : 2011
Memilih
untuk berbadan dua artinya anda sedang berada pada zaman baru di saat
kecerdasaan fisik dan mental mengalami penyusutan. The Mommy Brain, istilah modern bagi penyakit yang menjangkiti para
ibu yang mengalami kondisi ini.
Sebagian besar perempuan hamil dan yang baru saja
melahirkan, sampai saat ini percaya bahwa kecerdesan mereka menurun. Suatu keyakinan
yang kadang membawa rasa malu dan takut. Mereka mengatakan bahwa mereka
kehilangan daya ingat, perhatian yang kacau, konsentrasi yang lemah, dan
melambatnya kognitif secara umum.
“The Mommy Brain”
membuat seabrek psikiater, psikolog, dan ahli endokrinologi di seluruh dunia
menyelediki pembuktian kebenarannya. Juga ketika Katherine Ellison—penulis buku
ini—mendapati dirinya sedang hamil, lebih sibuk dari biasanya. Ia juga lebih
bertenaga dan efisien, lebih terlibat secara sosial, dan waspada secara mental.
Karenanya, ia mewawancarai para ilmuwan dan beberapa ibu hamil hampir di
seluruh dunia.
Eureka! Hasilnya memang mengejutkan. Hasil penelitian membongkar mitos “The Mommy Brain”. Menjadi Ibu justru
membuat Anda semakin cerdas. Tuntutan multi tugas yang bekerjasama dengan
emosi, reaksi hormon, dan jutaan pengalaman sensoris membuat otak ibu mengalami
revolusi. Persepsi indera yang berkembang, efisiensi, mengurangi stres,
kekuatan mental, dan meningkatnya kecerdasan sosial yang dimiliki ibu adalah
atribut-atribut otak yang dirangsang oleh bayi.
Banyak ibu menganggap bahwa “The Mommy Brain” hanya sugesti yang kebanyakan terjadi. Mereka
justru dapat melaksanakan beberapa tugas sekaligus. Misalnya, memberi makan
tiga bayi sekaligus dalam tiap tiga jam dengan posisi bayi yang berbeda-beda.
Alam
juga menghadapi persoalan, perempuan lebih mudah berkompromi daripada memerangi
atau lari dari persolan tersebut. Menjadi ibu adalah pilihan bijak untuk menjadi
cerdas.
“Saya rasa tidak
ada hal lebih yang dapat Anda lakukan terhadap otak anda selain mempunyai
anak,” Michael Merzenah, Dosen Ilmu Sarad, University of California.
0 komentar:
Posting Komentar