Al-Quran dan hadis menyebut apel sebagai buah
surga. Buah ini memiliki kandungan nutrisi khusus yang menjadi perhatian
manusia sejak dahulu kala. Apel dikenal sebagai salah satu buah paling sehat
dan amat disukai masyarakat dari berbagai belahan penjuru dunia. Apel
memiliki warna yang beragam dan menarik serta mengandung berbagai unsur vitamin
dan nutrisi lainnya. Buah bermanfaat ini mengandung vitamin, magnesium, zinc,
zat besi, fosfor, kalsium dan lainnya. Kadar potasium dan sodium dalam
apel mengatur dan menyeimbangkan metabolime tubuh manusia.
Berdasarkan
penelitian, apel bisa mengurangi resiko kanker usus
besar, kanker prostat, dan kanker
paru-paru. Dibandingkan dengan buah lainnya dan sayuran, apel
mengandung vitamin C
yang tidak seberapa, tetapi kaya dengan senyawa antioksidan
lainnya. Biarpun tidak sebanyak buah lain, namun serat dalam apel membantu
mengontrol pergerakan usus yang bermanfaat mengurangi resiko kanker usus
besar. Serat apel juga membendung penyakit
jantung serta mengontrol berat badan dan tingkat kolesterol,
karena buah apel tidak mengandung kolesterol dan mempunyai serat yang
mengurangi kolesterol dengan mencegah reabsorpsi.
Pengobatan Islami dan medis
modern menyinggung berbagai khasiat buah apel. Imam Shadiq mengatakan
apel sebagai buah yang berkhasiat menurunkan suhu tubuh. Ali bin Abi Thalib
menyebut apel sebagai buah yang menjaga lambung. Para pakar medis berkeyakinan
bahwa apel berkhasiat sebagi obat antibakteri dan antiinfeksi. Dr. Bernard
Johnson dalam bukunya mengenai khasiat buah dan sayuran mengungkapkan bahwa orang
yang menderita penyakit panas dingin dianjutkan untuk mengkonsumsi buah apel
atau sari buah itu selama dua-tiga hari. Mengenai keutamaan buah apel,
sebuah pepatah Inggris mengungkapkan, "Mengkonsumsi apel setiap hari akan
menjauhkan dari dokter."
Peneliti dari Universitas MIT,
Amerika menyebut sari buah apel segar yang dikonsumsi secara rutin bisa
memulihkan daya ingat orang yang menderita penyakit alzheimer. Sebuah artikel
yang dimuat di jurnal Perancis, Alzheimer Disease & other Dementias mengungkapkan
hasil sebuah penelitian terhadap 21 orang yang rata-rata terjangkit alzheimer
terbukti bahwa mereka yang mengkonsumsi dua gelas sari apel atau 120 mililiter
sehari bisa mengembalikan 27 persen daya ingat mereka. Apel juga
bermanfaat untuk mengobati tidur buruk, jika dikonsumsi sebelum tidur.
Kandungan vitamin B, magnesium dan unsur-unsur penting lainnya dalam apel
memberikan ketenangan bagi syaraf dan membantu tidur lebih baik.
Aisyah, istri Rasulullah Saw
pernah meriwayatkan bahwa suatu hari ia menemui Rasulullah dan berkata,
"Wahai Rasulullah mengapa engkau selalu mencium Fatimah ketika ia datang.
Rasulullah menjawab, Ketika aku Mi'raj, Jibril membawaku ke surga dan
menyuguhkan apel dari surga. Kemudian buah apel itu aku makan dan menjadi
nutfah. Sekembalinya dari mi'raj, Fatimah berasal dari nutfah itu. Di saat aku
merindukan surga, maka aku mencium putriku Fatimah."
Berbagai riwayat Islam
menjelaskan beragam khasiat makanan dan minuman dan tata caranya. Mengenai tata
cara memakan apel, dalam sebuah hadist dikatakan, "Jika ingin memakan
apel, ciumlah sebelum engkau memakannya." Perbuatan ini akan mengurangi
sakit di tubuh. Gerry Schwartz dari Universitas Yale mengungkapkan bahwa bau
harum apel bisa mengurangi tekanan darah tinggi dan memberikan rasa tenang.