Judul buku : Rahim
Penulis :
Fahd Djibran
Penerbit :
Goodfaith Production
Tebal :
316 halaman
Tahun Terbit :
2010 (Cetakan Kedua)
Berkisah
tentang sebuah cerita yang hadir dari janin yang tumbuh di dalam rahim seorang
perempuan, buku ini mengantarkan kita menyelam memaknai keberadaan sebuah
rahim. Rahim yang menurut penulis, seolah-olah mememilik kehidupannya sendiri.
Banyak uraian
ilmiah yang telah hadir sebelumnya membahas tentang rahim sebagai salah satu
organ dalam tubuh seorang perempuan. Namun, buku ini mencoba memberikan kita
sedikit gambaran tentang kehidupan dalam sebuah rahim. Tak sekedar berbicara
tentang perkembangan janin secara fisik, atau pun sekedar memberikan saran
kepada ibu hamil tentang pentingnya asupan gizi bagi kandungan.
Di
prolog, penulis menggambarkan seorang Dakka sebagai pengabar berita dari
alam rahim. Jauh menjelajahi isi buku, Dakka mengabarkan pada kita bahwa rahim
tak sekedar organ reproduksi semata bagi perempuan, melainkan juga ada sebuah
mekanisme kehidupan dengan sistem dan subsistem yang lengkap di dalamnya. Dakka
terus mengabarkan semua fase yang ada di alam rahim, fase yang menunjukkan
mulai hadirnya janin dalam rahim seorang perempuan, masa pertumbuhan hingga
masa kelahiran. Dakka tak henti mengabarkan makna dari setiap fase bagi janin.
Makna ini yang akan mengajarkan para seorang calon ibu untuk menjaga dan
memperhatikan setiap detik perkembangan janin dan rahimnya
Kabar
yang disampaikan Dakka tidak melulu berbau ilmiah, tetapi kita diajak untuk
mendengar cerita para janin yang ada di alam rahim. Tidak hanya cerita
menggembirakan tentang keluarga yang menanti seorang anak, bahkan terdapat
cerita tentang sakit yang dirasakan janin saat tak diinginkan hingga akhirnya
diaborsi oleh ibunya.
Buku
ini tidak sekaku buku-buku kehamilan lainnya. Buku yang terdiri dari 19 bagian
ini berusaha mengajarkan kita tentang betapa bermaknanya hidup, tentang betapa
hebatnya seorang ibu, tentang betapa luar biasanya rahim. Cerita dalam bentuk
dongeng ini begitu berbeda, dengan penjelasan yang ringan dan cerita yang
terkesan hidup membawa kita lebih memaknai arti hidup bagi janin. Buku ini
tentu saja akan mengantarkan perempuan untuk selalu menghargai dan menjaga
setiap potensi yang dimilikinya.
Satu kutipan di
pengantar pada sampul buku ini patut menjadi rekomendasi bagi setiap pembaca,
khususnya para perempuan untuk menikmati buku ini, “Dan pada saatnya nanti,
mungkin kau akan memiliki seorang anak yang bersemayam di rahim suci
perempuanmu. Bila saat itu datang, apa pun alasanmu, kumohon jangan biarkan
penghuni Kerajaan Alam Rahim bersedih dan terluka lagi. Jangan sekalipun kau
berpikir untuk menggugurkan kandungannya atau malah melakukannya. Jangan
menodai kesucian rahim perempuanmu. Jangan lakukan itu. Kumohon. Asal kau tahu,
Rahim adalah nama lain dari Raja Semesta.”
0 komentar:
Posting Komentar